Latest News

SMKN 5 Gorontalo, Mununggu Badai Berlalu

Senin, 28 Juni 2010 , Posted by gemapgrinews.blogspot.com at 20.52


SMK Negeri 5 Kota Gorontalo meski masih menempati gedung pinjaman SDN 15 Kota Barat, namun dalam perkembangannya tetap eksis menyelenggarakan pendidikan bagi 175 orang siswanya. Hal ini ditunjang pula oleh keberadaan guru yang sudah mencapai jumlah 12 orang yang berstatus PNS dan 7 orang Guru Tidak Tetap (GTT).

Eksis ditengah keterbatasan itulah ungkapan yang tepat bagi sekolah ini. Maklum saja dari segi sarana dan prasarana yang ada saja masih terbilang belum memadai. Bisa dibayangkan, fasilitas komputer yang layak pakai untuk praktek siswa saja saat ini hanya tersisa 4 unit saja, sisanya sudah rusak dan tidak layak pakai lagi.

Hal ini mengindikasikan, SMK Negeri 5 Kota Gorontalo selama ini termasuk sekolah yang mampu bertahan ditengah badai dan gemuruh dinamika sekolah lain yang berlomba dengan fasilitas pembelajaran modern yang sarat dengan ICT.

Meski di tengah keterbatasan tersebut Kepala Sekolah Dra. Nursia K. Hasan tetap optimis bahwa sekolahnya kedepan akan bangkit dan menjadi salah satu institusi pendidikan yang menjadi kebangggaan masyarakat Kota Gorontalo. Yang terpenting bagi Nursia K. Hasan adalah komitmen dan kerja keras seluruh warga sekolah untuk memberikan yang terbaik kepada siswa dan masyarakat. Badai pasti berlalu demikian Nursia merangsang semangatnya setiap saat.

Berkat komitmen dan daya juang yang tinggi tersebut, SMK Negeri 5 Kota Gorontalo tetap dinamis dan elegan menjalani proses pembelajaran dengan gemilang. Selain itu tetap mampu menunjukkan kemampuannya untuk mengikuti berbagai event dan kegiatan baik di tingkat Kota Gorontalo, Provinsi dan di tingkat nasional.

Tahun 2009 lalu misalnya, Sekolah ini berhasil menjuarai lomba puisi , juara 3 lomba lari 45 km dan pada agustus 2009, juara 3 pemiliham PPIB tingakt Kota Gorontalo juga liga pelajar Walikota Cup, serta lomba cerdas tangkas Akuntansi se Indonesia timur.

Selain itu sang Kepala Sekolah tetap eksis mengikuti berbagai program peningkatan kompetensi dan profesionalismenya sebagai guru semisal mengikuti Diklat Talent Scouting untuk SMK tahun 2009 di Malang, mengikuti Rakor tentang penyebaran informasi khusus untuk seluruh Kepsek se Provinsi Gorontalo. (Erwin/AM)

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar